Minggu, 20 Juli 2008

KOMPAK SAKIT

(foto: Aqila dan Prisha dan Harsha, bersepeda di bawah rumah)

Kali ini menceritakan ke-ndablegan bundanya Aqila. Gakpapa ngaku, biar orang lain gak mengulangi kebodohan ini.

Hari Jumat kemarin Aqila merengek minta main ke rumah sepupunya, Harsha dan Prisha. Maklum, semenjak mereka pindah dan sekarang tinggal dekat saja dg kami, hampir tiap hari merkea main bareng selepas sekolah.

Sudah tahu bahwa sejak tiga hari yll si kecil Prisha sakit panas, kok ya nekad dan santai saja bawa Aqila ke rumah mereka. Biasanya memang penyakit tidak berimigrasi ke anak lain, tapi kali ini lain. 

Main bersama hanya dua jam saja, itupun lebih banyak dengan si Mas Harsha, bukan dg si kecil Prisha. Tapi keesokan harinya, Aqila bangun tidur dg badan demam! Waaaaa....ketularan niy!
Mana sang ayah sedang dinas ke luar kota pula, haiyaaaa....pintarnya ibunda Aqila! 
Mana pake acara menggigil dan tangan kaki membiru segala, ketika Aqila sedang dimandikan! Wadaw...jadi pergi ke rumkit deh! Maklum, sang bunda panik.

Sudah diperkirakan, karena panas baru satu hari, dokter tidak memberi obat macam2, tidak juga antibiotik. Di sini biasanya kalau anak demam, ditungu sampai 3 hari dulu. Kalau tiga hari belum turun panasnya, barulah diberi penanganan yg lebih serius. 

Jadi, Aqila cuma diberi obat penurun panas (paracetamol dan ibufren), dikompres...observasi dulu 1 jam, periksa lagi, karena sudah membaik, diperbolehkan pulang.  Yah...gpp lah, setidaknya berada di rumkit memberikan perasanan lebih tenang pada ibunya Aqila.

Tadi pagi sudah membaik, panas sudah menjadi sumeng (baca: hangat). Tapi malam ini suhu naik lagi, disertai muntah2. Mungkin lendirnya mengental karena minum susu? Soalnya muntah setelah minum susu, biasanya  ini yg terjadi kalau lagi banyak lendir di tenggorokan.

Pelajaran:
Kalau teman main sedang sakit, janganlah nekad membolehkan anak main dg mereka. Tega2in deh, biar saja merengek, daripada sakit juga.


1 komentar:

Andri Kusuma Harmaya mengatakan...

Iya mbak,emang kudu hati2..Penyakit pada anak memang gampang sekali menular pada anak yg lain.Di sini,diare dan batuk pilek menular ya caranya ada yg seperti itu..tertular dari teman sepermainan mereka.