Sabtu, 29 Maret 2008

Belajar Lagi

Bundanya Aqila hadir dlm Simposium Asma & Alergi untuk Anak tadi siang di HDB Hub Toa Payoh. Penyelenggaranya The Children's Medical Institute, National University Hospital.



Ada 3 pembicara :

1. " Asthma in childhood and adolescent: Are steriods a safe choice?"

Associate Professor Lynette Shek, Paediatric Allergy, Immunonogy andRheumatology Service, National University Hospital

2. "Child and adolescent with eczema: How best to manage their physicaland emotional needs?"
Dr Wendy, Consultant, Ambulatory and Adolescent Paediatrics Service,National University Hospital

3. "Common triggers allergies in Singapore children. How often is food responsible? "
Dr Cheng Yew Kuang, Consultant Allergist & Rheumatologist,Gleneagles Medical Hospital & Visiting Consultant, National University Hospital


Sebelum lupa lagi...ini summary nya:

1. Steroids, Are they safe?

a. Persepsi umum ttg penderita Asma:
- selalu menggunakan inhaler/ nebulazer
- keterbatasan kegiatan sehari2 dan Olah raga (di sekolah sini byk yg di -exempted from PE)

b. Adanya kesan yg salah ttg pemakaian steroid, yang katanya berpengaruh pada
- perkembangan tubuh (stunt growth)
- memicu tumbuhnya otot yg berlebihan (seperti otot binaragawan)


yang benar adalah, steroid aman dipakai untuk jangka panjang. Studi ilmiah menunjukkan tidak ada beda antara pertumbuhan anak pengguna steroid atau tidak. Jenis steroid pemicu [ertumbuhan otot pada binaragawan jenisnya anabolik, beda dg corticosteroid yg digunakan penderita asma/alergi.


-Penggunaan steroid lewat inhaler cuma sedikit sekali jumlahnya dibanding pengobatan oral. Jadi lebih aman dan tidak ada efek sampingan.

-Penting menggunakan steroid secara teratur utk : mencegah symptom, mengurangi reaksi karena aktifitas berlebihan (olah raga berat misalnya), mengobati inflamasi saluran pernapasan.

2. Topik 2 : Eczema
- Chronic, berlangsung dalam waktu lama dan berkepanjangan
- 10% terjadi pada anak2
- sebagian besar mulai pada early childhood / balita
- continous flare ups --> kadang baik beberapa hari lalu mulai lagi parah
- ada turunan


a. Pencetus nya:
- eraly childhood --> food allergy
- adolescent --> asthma
- adult --> rhinitis


b. POla eczema, lokasiny adi tubuh : bayi (pipi, kulit kepala, belakag telinga), balita (belakang lutut, siku dalam dan luar, leher, lipatan selangkang), dewasa (jari dan telapal tangan?? hehe lupa)


c. Impact Eczema pada penderita:
- gatal2 yg mengganggu
-infeksi jika tidak diobati
- gangguan tidur --> gelisah, kurang bisa konsentrasi di sekolah etc
- impact psikososial --> malu dg teman, minder etc


d. impact eczema pada orang tua:
- kelelahan
- kurang tidur
-beban biaya
- lelah secara emosi
- memperngaruhi performa kerja di kantor
(bener semuanya!!!!)


e. Memanage Eczema
- identifikasi penyebab dan hindari
- Pengobatan
- membina dan memperbaiki impact psikososial


f. Penyebab eczema :
- Iritasi --> panas matahari yg bikin keringat, sabun, parfum, chlorine pd air kolam renang
- Infeksi kulit yg tidak diobati
- Kontak dg alergen
- Food allergen
- Menghirup alergen
- stres/ pikiran


g. Yang penting ; moisturize, moisturize and moisturize. 3-4 kali sehari jika perlu. Lumurkan yg banyak dan cukup tebal. Lotion / cream cari sendiri yg cocok. Trial and error


h. Penggunaan steroid pada eczema:
- berguna ktika sedang ada flare ups , fungsinya mengurangi inflamasi
- hindari penggunaan jangka panjang > 14 hari
- penggunaan harus dibawah pengawasan tim dokter/ perawat (within the right dose)
- action plan yg jelas dari petugas kesehatan bagi penderita dan care givernya. Jadi tahu langkah yg mesti dilakukan dan pengobatan apa yg diberikan sesuai dg kondisi eczemanya
- lagi2 steroid aman dipakai long term, asal sesuai dg petunjuk yg diberikan


i. Terjadi infeksi pad aeczema
- disebabkan bakteri yg masuk pada luka terbuka eczema
- pengobatan dg krim antibiotik (topical antibiotik)
- oral antibiotik kadang perlu diberikna juga jika infeksi parah
- bersihkan tubuh dari bakteri dg antiseptik, chlorhexidine cairan mandi yg warna merah jambu
- disebabkan virus --> eczema herpetium, bisa terjadi (dan pernah terjadi pada Aqila!)


3. Topik 3 : Alergi Terhadap Makanan


a. Food allergy and Eczema
- Makanan bukan penyebab eczema, tapi pencetusnya (halah...buat kita mah sama aja oom Dokter)

- Food has never beeen the trigger for allergy rhinitis!!


- Allergy Rhinitis / Hidung Sensitif penyebabnya:
dust mite (spt Aqila...huhu), pollen/ spore/ serbuk/ spora tanaman (byknya di negara barat), pets dander/ fur. Bisa juga disebabkan iritasi karena asap rokok etc


- Hives / Angioedema/ Urticaria
HIves itu benjol keluar, kita bilang kaligata (hehe...ini kata Dokter Andri )
Angioedema itu spt bengkak di kelopak mata --> ini saya mah langganan waktu kecil


- Penyebab :
makanan (food allergy), post infection dan physical factor --> tekanan, udara dingin/ panas, sunheat




Gitu...semoga tidak bingung membacanya ya! Saya juga baca catatan saya yg kalang kabut ini...jadi beginilah. Pak Dokter Andri, tolong perbaiki kalo ada yg salah/ kurang tepat.

website : www.ican.com.sg ; www.foodallergysingapore.org

2 komentar:

Andri Kusuma Harmaya mengatakan...

Wah...Dapet pengetahuan berharga ni...Dari singapura lg..hehe..Yup,setahuku memang kortikosteroid punya beberapa efek samping,walaupun steroid ini disebut sbg obat dewa karena khasiatnya.Wah,ternyata gak mempengaruhi pertumbuhan ya...Tp dilihat jenisnya jg mbak..Setahuku yg paling bagus itu dari gol methylprednisolon.Hati2 jg dg efek moon face..Kalo menurutku sih baiknya tanpa konsumsi obat (kalo bisa),ya sekali lg dg menghindari pencetusnya. ^_^

Nurul+Hafiz mengatakan...

salam, thanks for sharing the info. i am 26 yrs old. and last week, i have been to dermatologist. and i am eczema positive. it's very rare to find eczema on adult, by i have 2 friends with eczema.
i really hope to recover completely. the medicine that the doctor gave to me seems to work excellently.
in 2 days time, i can see the difference. thanks to Allah and my dermatologist.