Senin, 16 Januari 2017

Aqila Sunat!


Libur sekolah panjang bulan Desember lalu Aqila disunat! Alhamdulillah. Setelah ditimbang-timbang, akhirnya sunatan dilakukan di tanah air. Alasannya: 1. Metode bermacam-macam 2. Pendaftaran mudah dan praktis 3. Murah

Sirkumsisi di Singapura dilakukan di rumah sakit atau di prakter dokter umum. Di rumah sakit, harus mendaftar jauh hari, karena dianggap sebagai day-surgery. Harus menyewa teater operasi, dokter, perawat dan fasilitas lain, jadi biayanya selangit. Dua tahun lalu biaya operasi di atas 1000 dolar. Fantastis! Sirkumsisi di tempat praktek dokter umum harganya lebih bersahabat, sekitar 300-400 dolar saja. Tapi, metode yang digunakan adalah metode biasa, potong dan jahit saja, sehingga proses penyembuhannya cukup lama 10-14 hari. Hmmm.....

Akhirnya kita memutuskan untuk melakukan sunatan di tanah air setelah teman kantor ayah memberi komentar positif tentang sunatan anaknya di Jakarta.  "Luka cepat sembuh dan tidak terlalu sakit!" begitu katanya. Okelah, mari kita semua, termasuk EyangTi pergi ke Jakarta :)

Post-sunatan: menonton kuis sains di TV. Coba-coba mengerti dan menjawab!
Main catur virtual dengan Opa!

Sepupu Yuki dan Hiromi datang memberi semangat kepada Aqila! haha
Mas Dino sekeluarga berkunjung ke rumah eyangTi. Main kartu Uno!
All in all, sunatannya lancar. Oma dan Opa mengadakan pengajian / syukuran juga. Terima kasih kepada semua yang sudah datang berdoa dan bersyukur bersama. Terima kasih Nenek Neng dan Kokong Mufreni untuk nasi kotak dan lauknya yang lezat. Alhamdulillah. Semoga Aqila tumbuh menjadi anak yang soleh, santun, pandai, penuh empati, welas asih, dan berguna untuk orang banyak. Amiiin.

Tidak ada komentar: